Quran di Masjid Agung Al-Ikhlas Ketapang

0 129

KETAPANG – Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Ketapang menyelenggarakan peringatan Malam Nuzulul Quran mulai Minggu (11/6) malam dan Senin (12/6) dini hari. Panitia kegiatan, Edy Karnaen mengundang masyarakat untuk menghadirinya.

“Kita melaksanakan tabliqh akbar dalam rangka peringatan Malam Nuzulul Quran. Kita undang masyarakat untuk menghadirinya,” kata Edy kepada wartawan di Ketapang, Jumat (9/6/2017).

Ia mengungkapkan pihaknya akan mendatangkan Dai asal Madinah juga sebagai Imam Masjid Sunda Kelapa, Syeikh Muhammad Jaber. Dai tersebut menurutnya akan menjadi imam dan menyampaikan tausiah di Masjid Agung Al-Ikhlas Ketapang.

“Pada Minggu, 11 Juni beliau akan menjadi imam Salat Isya dan Taraweh di Masjid Agung Al-Ikhlas Ketapang ini. Kemudian pada Senin, 12 Juni beliau menjadi imam Salat Subuh juga atau subuh akbar dan menyampaikan Tausiah,” ungkapnya.

Selain itu pihaknya juga akan menghadirkan Ustadz H Ibrahim Syahid Pimpinan Pondok Pesanteren Nurul Madinah Pangkalanbun.

“Ustadz H Ibrahim, Dai yang sebenarnya berasal dari Ketapang ini juga akan menyampaikan tausiah,” ucapnya.

Baca: Pemkab Ketapang Safari Ramadan ke Masjid-masjid

“Tema kegiatan ini adalah amalkan Al-Quran dalam setiap tarikan napas kehidupan. Kegiatan ini dilaksanakan PHBI Ketapang berkerjasama dengan Panitia Subuh Akbar Kalimantan Barat serta Remaja dan Pemuda Masjid Agung Al-Ikhlas Ketapang,” lanjutnya.

Menurutnya Syeikh Muhammad Jaber merupakan Dai yang cukup terkenal. Serta merupakan adik kandung Syeikh Ali Jabir Dai yang cukup kondang dan biasa tampil di televisi. “Beliau datang ini dalam rangka Subuh Akbar Keliling,” tuturnya.

“Pertama ia ke Masjid Mujahidin di Kota Pontianak, kedua ke Masjid Agung Al-Ikhlas di Ketapang ini dan ketika ke Kabupaten Kubu Raya. Kita bersukur di Ketapang ini bisa mendapatkan kesempatan di hadiri para Dai tersebut,” tambahnya.

Edy menambahkan tujuan kegiatan dalam rangka syiar Islam pada saat Ramadan ini. Terlebih Masjid Agung Al-Ikhlas ini baru selesai dibangun dan digunakan. Sehingga masjid itu harus mampu membuat umat bersatu padu dan kompak,” jelasnya.

Menurutnya semua tentu dalam rangka membuat umat Islam menjadi semakin kuat. “Besarnya masjid bahkan sangat indah tapi kalau tidak makmur atau ramai rasenya kurang enak juga. Makanya harus banyak diselenggarakan kegiatan,” tegasnya.

Ia menjelaskan maka pada awal penggunaan masjid ini harus sering mengajak masyarakat untuk datang agar terbiasa. “Jadi bagaimana kita mengumpulkan sebanyak-banyaknya umat Islam untuk selalu datang ke Masjid Agung Al-Ikhlas ini,” jelasnya.

“Satu di antaranya kita mengundang dai-dai dari luar. Sehingga lama kelamaan masyarakat untuk datang ke Masjid Agung Al-Ikhlas Ketapang terbiasa. Bahka harapan kita mereka merasa datang ke masjid itu serasa seperti kewajibannya,” timpalnya.

 

http://pontianak.tribunnews.com/2017/06/09/dai-asal-madinah-tausiah-nuzulul-quran-dimasjid-agung-al-ikhlas-ketapang

Print Friendly, PDF & Email
Category: BERITA, Umum
author
    No Response

    Leave a reply "Quran di Masjid Agung Al-Ikhlas Ketapang"